an4.14:5.1 Saṁvaro ca pahānañca,
an4.14:5.2 bhāvanā anurakkhaṇā;
an4.14:5.3 Ete padhānā cattāro,
an4.14:5.4 desitādiccabandhunā;
an4.14:5.5 Yehi bhikkhu idhātāpī,
an4.14:5.6 khayaṁ dukkhassa pāpuṇe”ti.
an4.14:5.7 Catutthaṁ.
Khotbah tentang Pengendalian
Dalam sutta ini, Sang Buddha memberikan panduan praktis tentang bagaimana melatih pikiran melalui empat usaha. Mari kita simak dengan tenang, karena ajaran ini adalah fondasi penting dalam praktik meditasi.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajarkan empat usaha (padhāna) yang harus dilatih oleh seorang bhikkhu: usaha mengendalikan indra, usaha meninggalkan pikiran buruk, usaha mengembangkan faktor-faktor pencerahan, dan usaha memelihara objek meditasi yang baik. Keempat usaha ini merupakan jalan menuju akhir penderitaan.
an4.14:5.1 Saṁvaro ca pahānañca,
an4.14:5.2 bhāvanā anurakkhaṇā;
an4.14:5.3 Ete padhānā cattāro,
an4.14:5.4 desitādiccabandhunā;
an4.14:5.5 Yehi bhikkhu idhātāpī,
an4.14:5.6 khayaṁ dukkhassa pāpuṇe”ti.
an4.14:5.7 Catutthaṁ.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.