‹
AN 4.11

Carasutta

Sutta Berjalan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.11

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kita menyikapi pikiran-pikiran negatif yang muncul dalam keseharian, apa pun aktivitas kita. Mari kita simak bagaimana Buddha membedakan antara sikap yang melemahkan dan sikap yang menguatkan latihan batin.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini membahas tentang bagaimana seorang bhikkhu seharusnya menangani pikiran-pikiran negatif yang muncul—baik itu pikiran indrawi, niat jahat, maupun pikiran mencelakakan—dalam empat posisi tubuh: berjalan, berdiri, duduk, dan berbaring. Buddha menegaskan bahwa membiarkan pikiran-pikiran tersebut berarti disebut malas dan tidak bersemangat, sedangkan dengan tekun melenyapkannya, seseorang disebut bersemangat dan bertekad bulat. Sutta ditutup dengan syair yang menegaskan bahwa kemampuan mencapai pencerahan tertinggi tidak ditentukan oleh postur tubuh, melainkan oleh kemampuan menenangkan pikiran.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.11:8.1

Sayānassa cepi, bhikkhave, bhikkhuno jāgarassa uppajjati kāmavitakko vā byāpādavitakko vā vihiṁsāvitakko vā.

Jika ketika berbaring, para bhikkhu, pada seorang bhikkhu yang terjaga muncul pikiran keinginan indria, pikiran niat jahat, atau pikiran mencelakakan,

or when lying down while awake.

an4.11:8.2

Tañce bhikkhu nādhivāseti, pajahati vinodeti byantīkaroti anabhāvaṁ gameti;

dan bhikkhu itu tidak menerimanya, melainkan meninggalkannya, melenyapkannya, mengakhirinya, dan menghancurkannya hingga tidak ada lagi;

They don’t tolerate it, but give it up, dispel it, eliminate it, and obliterate it.

an4.11:8.3

sayānopi, bhikkhave, bhikkhu jāgaro evaṁbhūto ‘ātāpī ottāpī satataṁ samitaṁ āraddhavīriyo pahitatto’ti vuccatīti.

maka bahkan ketika berbaring dalam keadaan terjaga, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang demikian dikatakan ‘bersemangat, berhati-hati, senantiasa tekun, dengan usaha yang dikobarkan, dan bertekad bulat’.

Such a mendicant is said to be ‘keen and prudent, always energetic and resolute’ when lying down while awake.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.