‹
AN 4.114

Nāgasutta

Gajah Kerajaan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.114

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menggunakan perumpamaan yang hidup tentang gajah kerajaan untuk menggambarkan kualitas-kualitas yang harus dikembangkan oleh seorang praktisi. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menguraikan empat kualitas ini dengan analogi yang mendalam.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan gajah kerajaan yang memiliki empat kualitas—mendengarkan, menghancurkan, menahan, dan berlari cepat—untuk mengajarkan empat kualitas seorang bhikkhu yang layak menerima persembahan dan menjadi ladang jasa bagi dunia. Sang Buddha menjelaskan bagaimana seorang bhikkhu harus mendengarkan Dhamma dengan penuh perhatian, menghancurkan pikiran-pikiran buruk, menahan kesulitan fisik dan batin, serta dengan cepat mencapai Nibbāna.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.114:9.1 Dan bagaimanakah, para bhikkhu, seorang bhikkhu menjadi penahan?

an4.114:9.2 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu tahan terhadap dingin, panas, lapar, dan haus; tahan terhadap sentuhan lalat, nyamuk, angin, matahari, dan reptil; tahan terhadap ucapan kasar dan tidak menyenangkan; dan ia memiliki sifat yang mampu menahan perasaan fisik yang menyakitkan—tajam, hebat, keras, pedih, tidak menyenangkan, tidak diinginkan, dan mengancam jiwa.

an4.114:9.3 Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu menjadi penahan.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.