‹
AN 4.113

Patodasutta

Sutta Tongkat Pacu

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.113

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan diri sendiri: termasuk tipe manakah kita? Analogi kuda pacu yang digunakan Sang Buddha sangat gamblang dan mudah dipahami, namun pesannya dalam. Mari kita simak bagaimana beliau memetakan empat tingkat kepekaan batin ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan empat jenis kuda pacu yang baik untuk mengilustrasikan empat tipe manusia trah unggul. Perbedaan di antara mereka terletak pada tingkat rangsangan yang dibutuhkan untuk tergerak berlatih: dari sekadar mendengar kabar, melihat sendiri, mengalami musibah pada kerabat, hingga menderita sakit keras secara langsung. Semuanya pada akhirnya merealisasikan kebenaran tertinggi, namun dengan tingkat kepekaan yang berbeda-beda.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.113:4.1 Puna caparaṁ, bhikkhave, idhekacco bhadro assājānīyo na heva kho patodacchāyaṁ disvā saṁvijjati saṁvegaṁ āpajjati nāpi lomavedhaviddho saṁvijjati saṁvegaṁ āpajjati nāpi cammavedhaviddho saṁvijjati saṁvegaṁ āpajjati, api ca kho aṭṭhivedhaviddho saṁvijjati saṁvegaṁ āpajjati:

an4.113:4.2 ‘kiṁ nu kho maṁ ajja assadammasārathi kāraṇaṁ kāressati, kimassāhaṁ paṭikaromī’ti.

an4.113:4.3 Evarūpopi, bhikkhave, idhekacco bhadro assājānīyo hoti.

an4.113:4.4 Ayaṁ, bhikkhave, catuttho bhadro assājānīyo santo saṁvijjamāno lokasmiṁ.

an4.113:4.5 Ime kho, bhikkhave, cattāro bhadrā assājānīyā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.