an4.111:4.1 “Bhante, jika seseorang yang sedang dilatih tidak dapat dijinakkan dengan cara yang lembut, tidak dapat dijinakkan dengan cara yang keras, dan tidak dapat dijinakkan dengan cara yang lembut sekaligus keras, apakah yang Bhagavā lakukan terhadapnya?”
an4.111:4.2 “Jika, Kesi, seseorang yang sedang dilatih tidak dapat dijinakkan dengan cara yang lembut, tidak dapat dijinakkan dengan cara yang keras, dan tidak dapat dijinakkan dengan cara yang lembut sekaligus keras, maka aku membunuhnya, Kesi.”
an4.111:4.3 “Bhante, tidaklah layak bagi Bhagavā untuk membunuh makhluk hidup.
an4.111:4.4 Akan tetapi, Bhagavā berkata demikian:
an4.111:4.5 ‘Aku membunuhnya, Kesi.’”
an4.111:4.6 “Benar, Kesi.
an4.111:4.7 Tidaklah layak bagi Tathāgata untuk membunuh makhluk hidup.
an4.111:4.8 Akan tetapi, jika seseorang yang sedang dilatih tidak dapat dijinakkan dengan cara yang lembut, tidak dapat dijinakkan dengan cara yang keras, dan tidak dapat dijinakkan dengan cara yang lembut sekaligus keras, maka Tathāgata tidak menganggapnya layak untuk dinasihati atau diajari, dan demikian pula para sahabat suci yang bijaksana tidak menganggapnya layak untuk dinasihati atau diajari.
an4.111:4.9 Sebab inilah yang disebut pembunuhan dalam disiplin para mulia—
an4.111:4.10 ketika Tathāgata tidak menganggapnya layak untuk dinasihati atau diajari, dan demikian pula para sahabat suci yang bijaksana tidak menganggapnya layak untuk dinasihati atau diajari.”
