‹
AN 4.110

Āsīvisasutta

Khotbah tentang Ular Berbisa

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.110

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan yang sederhana namun dalam tentang ular berbisa untuk menggambarkan berbagai pola kemarahan manusia. Mari kita simak bagaimana perumpamaan ini dapat membantu kita memahami diri sendiri dan orang lain.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan empat jenis ular berbisa untuk mengilustrasikan empat tipe orang berdasarkan cara mereka menangani kemarahan. Ada yang cepat marah tetapi cepat reda, ada yang jarang marah tetapi menyimpan dendam lama, ada yang cepat marah dan juga menyimpan dendam, serta ada yang jarang marah dan tidak menyimpan dendam. Khotbah ini mengajak kita merenungkan pola kemarahan kita sendiri dan bagaimana hal itu memengaruhi kehidupan kita.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.110:1.1 “Mendicants, there are these four kinds of viper.

an4.110:1.3 One whose venom is fast-acting but not lethal,

an4.110:1.4 one whose venom is lethal but not fast-acting,

an4.110:1.5 one whose venom is both fast-acting and lethal, and

an4.110:1.6 one whose venom is neither fast-acting nor lethal.

an4.110:1.8 In the same way, these four individuals similar to vipers are found in the world.

an4.110:1.10 One whose venom is fast-acting but not lethal,

an4.110:1.11 one whose venom is lethal but not fast-acting,

an4.110:1.12 one whose venom is both fast-acting and lethal, and

an4.110:1.13 one whose venom is neither fast-acting nor lethal.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.