‹
AN 4.10

Yogasutta

Yogasutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.10

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan apa saja yang selama ini mengikat kita—baik itu kenikmatan indra, keinginan untuk terus ada, pandangan yang kita pegang, maupun ketidaktahuan kita. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menjelaskan belenggu-belenggu ini dan jalan untuk melepaskannya.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan tentang empat belenggu (yoga) yang mengikat makhluk pada saṁsāra—belenggu nafsu indra, kelahiran kembali, pandangan, dan ketidaktahuan—serta empat cara melepaskan diri dari belenggu tersebut. Belenggu muncul karena tidak memahami asal-mula, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari masing-masing hal itu. Sebaliknya, dengan memahami hal-hal tersebut secara mendalam, seseorang terbebas dari belenggu dan mencapai keamanan sejati (yogakkhema).

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.10:7.1 Dan bagaimanakah terlepas dari belenggu pandangan?

an4.10:7.2 Di sini, para bhikkhu, seseorang memahami sebagaimana adanya kemunculan, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari pandangan-pandangan.

an4.10:7.3 Bagi ia yang memahami sebagaimana adanya kemunculan, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari pandangan-pandangan, maka nafsu terhadap pandangan, kegemaran pada pandangan, kemelekatan pada pandangan, ketergila-gilaan pada pandangan, kehausan pada pandangan, gejolak batin pada pandangan, cengkeraman pada pandangan, dan ketagihan pada pandangan—semua itu tidak lagi bersemi di dalam batinnya.

an4.10:7.4 Ini disebut, para bhikkhu, terlepas dari belenggu pandangan.

an4.10:7.5 Demikianlah terlepas dari belenggu keinginan indrawi, belenggu kelahiran kembali, dan belenggu pandangan.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.