an4.105:3.1 And how is an individual ripe but seems unripe?
an4.105:3.2 It’s when an individual is not impressive …
an4.105:3.3 But they really understand: ‘This is suffering’ …
Mangga
Sutta ini mengajak kita untuk merenungkan perbedaan antara penampilan luar dan realitas batin. Melalui perumpamaan mangga yang sederhana, kita diajak untuk melihat diri sendiri dan orang lain dengan lebih jernih, tanpa terjebak pada kesan permukaan.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan empat jenis mangga untuk menggambarkan empat tipe orang di dunia. Perumpamaan ini didasarkan pada dua hal: penampilan lahiriah (apakah tampak 'matang' atau tidak) dan pemahaman batiniah (apakah benar-benar memahami Empat Kebenaran Mulia atau tidak). Sang Buddha menguraikan kombinasi dari kedua hal ini, dari yang mentah tapi tampak masak hingga yang masak dan tampak masak.
an4.105:3.1 And how is an individual ripe but seems unripe?
an4.105:3.2 It’s when an individual is not impressive …
an4.105:3.3 But they really understand: ‘This is suffering’ …
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.