an3.8:1.1 “Tīhi, bhikkhave, dhammehi samannāgato bālo veditabbo.
Sabyābajjhasutta: Yang Menyakitkan
Sutta ini sangat singkat namun padat, mengajak kita merenungkan bagaimana tindakan sehari-hari—baik fisik, verbal, maupun mental—mencerminkan kebijaksanaan atau kebodohan. Mari kita simak dengan hati terbuka.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa seorang bodoh dapat dikenali melalui tiga hal: perbuatan jasmani, ucapan, dan pikiran yang menyakitkan. Sebaliknya, seorang bijaksana dikenali melalui perbuatan jasmani, ucapan, dan pikiran yang tidak menyakitkan. Beliau mengajarkan para bhikkhu untuk menghindari tiga hal yang pertama dan menjalankan tiga hal yang kedua.
an3.8:1.1 “Tīhi, bhikkhave, dhammehi samannāgato bālo veditabbo.
an3.8:1.2 Katamehi tīhi?
an3.8:1.3 Sabyābajjhena kāyakammena, sabyābajjhena vacīkammena, sabyābajjhena manokammena …pe… abyābajjhena kāyakammena, abyābajjhena vacīkammena, abyābajjhena manokammena.
an3.8:1.4 Imehi, kho, bhikkhave, tīhi dhammehi samannāgato paṇḍito veditabbo.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.