‹
AN 3.67

Kathāvatthusutta

Sutta Pokok-Pokok Pembicaraan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 3.67

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menawarkan panduan praktis tentang bagaimana berdialog dengan bijaksana. Mari kita simak kriteria-kriteria yang diajarkan Buddha untuk mengenali pembicara yang cakap dan tujuan luhur di balik setiap diskusi.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini membahas tiga pokok pembicaraan—masa lampau, masa depan, dan masa kini—serta bagaimana cara seseorang berpartisipasi dalam diskusi dapat menunjukkan apakah ia cakap atau tidak. Buddha menguraikan empat kriteria kecakapan berdialog, termasuk menjawab sesuai jenis pertanyaan, konsisten, tidak mengelak, dan tidak agresif. Sutta ditutup dengan syair tentang cara para mulia berdialog dan tujuan akhir dari diskusi, yaitu kebebasan pikiran melalui ketidakmelekatan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.67:5.1

Kathāsampayogena, bhikkhave, puggalo veditabbo yadi vā kaccho yadi vā akacchoti.

Para bhikkhu, seseorang dapat diketahui melalui cara ia berpartisipasi dalam suatu diskusi, apakah ia cakap atau tidak cakap dalam berdialog.

You can know whether or not an individual is competent to hold a discussion by seeing how they take part in a discussion.

an3.67:5.2

Sacāyaṁ, bhikkhave, puggalo pañhaṁ puṭṭho samāno abhiharati abhimaddati anupajagghati khalitaṁ gaṇhāti, evaṁ santāyaṁ, bhikkhave, puggalo akaccho hoti.

Para bhikkhu, ketika seseorang ditanya suatu pertanyaan, jika ia mengintimidasi, menekan, menertawakan, atau mencari-cari kesalahan kecil, maka orang itu tidak cakap dalam berdialog.

When an individual is asked a question, if they intimidate, crush, mock, or seize on trivial mistakes, then that individual is not competent to hold a discussion.

an3.67:5.3

Sace panāyaṁ, bhikkhave, puggalo pañhaṁ puṭṭho samāno nābhiharati nābhimaddati na anupajagghati na khalitaṁ gaṇhāti, evaṁ santāyaṁ, bhikkhave, puggalo kaccho hoti.

Para bhikkhu, ketika seseorang ditanya suatu pertanyaan, jika ia tidak mengintimidasi, tidak menekan, tidak menertawakan, dan tidak mencari-cari kesalahan kecil, maka orang itu cakap dalam berdialog.

When an individual is asked a question, if they don’t intimidate, crush, mock, or seize on trivial mistakes, then that individual is competent to hold a discussion.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.