Aññātatthaṁ pasādatthaṁ,
Untuk pengetahuan dan kejelasan,
Good people consult
Sutta Pokok-Pokok Pembicaraan
Sutta ini menawarkan panduan praktis tentang bagaimana berdialog dengan bijaksana. Mari kita simak kriteria-kriteria yang diajarkan Buddha untuk mengenali pembicara yang cakap dan tujuan luhur di balik setiap diskusi.
Sutta ini membahas tiga pokok pembicaraan—masa lampau, masa depan, dan masa kini—serta bagaimana cara seseorang berpartisipasi dalam diskusi dapat menunjukkan apakah ia cakap atau tidak. Buddha menguraikan empat kriteria kecakapan berdialog, termasuk menjawab sesuai jenis pertanyaan, konsisten, tidak mengelak, dan tidak agresif. Sutta ditutup dengan syair tentang cara para mulia berdialog dan tujuan akhir dari diskusi, yaitu kebebasan pikiran melalui ketidakmelekatan.
Aññātatthaṁ pasādatthaṁ,
Untuk pengetahuan dan kejelasan,
Good people consult
sataṁ ve hoti mantanā;
itulah tujuan orang-orang baik bermusyawarah;
for the sake of knowledge and clarity.
Evaṁ kho ariyā mantenti,
demikianlah para mulia bermusyawarah,
That’s how the noble ones consult,
esā ariyāna mantanā;
inilah musyawarah yang mulia.
this is a noble consultation.
Etadaññāya medhāvī,
Mengetahui hal ini, orang yang cerdas
Knowing this, an intelligent person
na samusseyya mantaye”ti.
tidak akan berkonsultasi dengan angkuh.”
would consult without arrogance.”
Sattamaṁ.
Ketujuh.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.