an3.63:10.1 Tetapi apakah, Guru Gotama, tempat tidur mulia yang tinggi dan mewah itu, yang dapat Guru Gotama peroleh saat ini sesuka hati, tanpa kesulitan atau kesusahan?"
an3.63:10.2 "Wahai brahmana, ketika aku berdiam dengan bersandar pada suatu desa atau kota, pada pagi hari aku merapikan jubah, membawa mangkuk dan jubah, lalu memasuki desa atau kota itu untuk menerima dana makanan.
an3.63:10.3 Setelah makan, ketika kembali dari perjalanan menerima dana makanan, aku memasuki hutan.
an3.63:10.4 Rumput atau dedaunan apa pun yang ada di sana, aku kumpulkan menjadi satu tumpukan, lalu duduk bersila, menegakkan tubuh, dan menegakkan perhatian di depan.
an3.63:10.5 Aku mengetahui ini:
an3.63:10.6 'Nafsu telah kulepaskan, terpotong sampai ke akar, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dihilangkan, sehingga tidak akan muncul lagi di masa depan;
an3.63:10.7 kebencian telah kulepaskan, terpotong sampai ke akar, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dihilangkan, sehingga tidak akan muncul lagi di masa depan;
an3.63:10.8 kebodohan telah kulepaskan, terpotong sampai ke akar, dijadikan seperti tunggul pohon palem, dihilangkan, sehingga tidak akan muncul lagi di masa depan.'
an3.63:10.9 Wahai brahmana, jika ketika dalam keadaan demikian aku berjalan, maka pada saat itu jalan kakiku adalah jalan mulia.
an3.63:10.10 Wahai brahmana, jika ketika dalam keadaan demikian aku berdiri...
an3.63:10.11 ...duduk...
an3.63:10.12 ...berbaring, maka pada saat itu pembaringanku adalah tempat tidur yang tinggi dan mewah yang mulia.
an3.63:10.13 Inilah, wahai brahmana, tempat tidur yang tinggi dan mewah yang mulia, yang saat ini dapat kuperoleh dengan mudah, tanpa kesulitan, tanpa hambatan."
