Tassuddānaṁ
Ringkasan bab ini:
Sutta Kewibawaan
Sutta ini mengajak kita merenungkan apa yang sebenarnya menjadi pegangan utama dalam hidup dan latihan spiritual. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha memaparkan tiga 'penguasa' yang bisa kita jadikan pedoman, dan bagaimana masing-masing menjaga kita tetap di jalan yang benar.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan tiga prinsip kewibawaan yang menjadi landasan seorang bhikkhu dalam berlatih: menjadikan diri sendiri sebagai kewibawaan, menjadikan dunia sebagai kewibawaan, dan menjadikan Dhamma sebagai kewibawaan. Ketiganya adalah cara untuk menjaga kemurnian latihan dan meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat. Sutta ditutup dengan syair yang menegaskan bahwa tidak ada tempat tersembunyi untuk perbuatan buruk, karena diri sendiri, para dewa, dan para Buddha melihatnya.
Tassuddānaṁ
Ringkasan bab ini:
Brahma ānanda sāriputto,
Brahmā, Ānanda, Sāriputta,
Nidānaṁ hatthakena ca;
sumber sebab, dan dengan Hatthaka;
Dūtā duve ca rājāno,
dua utusan dan dua raja,
Sukhumālādhipateyyena cāti.
dengan yang halus dan yang memiliki pelindung.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.