‹
AN 3.3

Cintīsutta

Sutta tentang Pikiran

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 3.3

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kualitas batin tercermin dalam pikiran, ucapan, dan perbuatan. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang ciri-ciri yang membedakan orang bodoh dan orang bijaksana.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan tiga karakteristik yang menandai seorang bodoh dan tiga karakteristik yang menandai seorang bijaksana. Seorang bodoh dikenal karena berpikir, berbicara, dan bertindak buruk, sedangkan seorang bijaksana dikenal karena berpikir, berbicara, dan bertindak baik. Sutta menekankan bahwa tanda-tanda ini menjadi dasar bagi orang lain untuk mengenali kualitas seseorang.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an3.3:1.1 “There are these three characteristics, signs, and manifestations of a fool.

an3.3:1.3 A fool thinks poorly, speaks poorly, and acts poorly.

an3.3:1.4 If a fool didn’t think poorly, speak poorly, and act poorly, then how would the astute know of them:

an3.3:1.5 ‘This worthy one is a fool, an untrue person’?

an3.3:1.6 But since a fool does think poorly, speak poorly, and act poorly, then the astute do know of them:

an3.3:1.7 ‘This worthy one is a fool, an untrue person’.

an3.3:1.8 These are the three characteristics, signs, and manifestations of a fool.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.