Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.38
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan makna sejati dari praktik keagamaan: apakah kita hanya mengejar kebahagiaan surgawi yang masih bersifat sementara, ataukah kita mengarah pada pembebasan akhir yang melampaui segala penderitaan? Mari kita simak bagaimana Buddha meluruskan pemahaman tentang uposatha dan syair Sakka.
Dalam sutta ini, Buddha menceritakan bahwa Sakka, raja para dewa, pernah mengucapkan syair tentang menjalankan uposatha dengan delapan faktor agar menjadi seperti dirinya. Namun, Buddha menegaskan bahwa syair itu tidak tepat karena Sakka sendiri masih terikat pada kelahiran, usia tua, dan kematian. Sebaliknya, hanya seorang bhikkhu Arahant yang telah terbebas dari segala penderitaan yang layak mengucapkan syair tersebut.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.38:4.1 Tetapi, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang adalah seorang Arahant, yang noda-nodanya telah hancur, yang telah menjalani kehidupan suci, yang telah melakukan apa yang perlu dilakukan, yang telah meletakkan beban, yang telah mencapai tujuannya sendiri, yang telah sepenuhnya memutuskan belenggu kelahiran kembali, dan yang terbebaskan dengan benar melalui pengetahuan sempurna—bagi bhikkhu seperti itu, para bhikkhu, adalah layak untuk mengucapkan:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 3.38 · Para Raja Agung Empat (Ke-2) | Tiga Keranjang