‹
AN 3.29

Andhasutta

Buta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 3.29

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menggunakan perumpamaan yang sederhana namun dalam untuk merenungkan prioritas hidup kita. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha membedakan tiga tipe manusia berdasarkan cara mereka menggunakan 'penglihatan' mereka terhadap kekayaan dan kebenaran.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajarkan tiga jenis individu yang ada di dunia, diibaratkan dengan orang buta, orang bermata satu, dan orang bermata dua. Perumpamaan ini menggambarkan kemampuan seseorang dalam dua hal: mengelola kekayaan materi dan memahami kualitas batin (Dhamma). Sang Buddha kemudian menjelaskan konsekuensi dari masing-masing tipe individu tersebut, baik di dunia ini maupun kehidupan mendatang.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an3.29:3.1 Dan siapakah, para bhikkhu, individu yang bermata dua itu?

an3.29:3.2 Di sini, para bhikkhu, seseorang memiliki jenis penglihatan yang dengannya ia dapat memperoleh kekayaan yang belum diperoleh atau meningkatkan kekayaan yang telah diperoleh;

an3.29:3.3 dan ia juga memiliki jenis penglihatan yang dengannya ia dapat mengetahui kualitas-kualitas yang terampil dan tidak terampil, yang tercela dan tidak tercela, yang rendah dan yang luhur, serta yang termasuk dalam sisi gelap dan terang.

an3.29:3.4 Ia harus mengetahui hal-hal yang tercela dan tidak tercela, hal-hal yang rendah dan yang luhur, serta hal-hal yang serupa dengan yang gelap dan yang terang.

an3.29:3.5 Ini, para bhikkhu, disebut individu yang bermata dua.

an3.29:3.6 Demikianlah, para bhikkhu, ketiga individu ini terdapat di dunia ini.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.