‹
AN 3.26

Sevitabbasutta

Sutta tentang Teman Bergaul

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 3.26

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan kriteria dalam memilih lingkungan pergaulan, bukan berdasarkan status sosial atau popularitas, melainkan kualitas batin seperti moralitas, konsentrasi, dan kebijaksanaan. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha memilah tiga tipe individu dan sikap yang tepat terhadap masing-masing.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan tiga jenis individu yang ditemukan di dunia berdasarkan kualitas moralitas, konsentrasi, dan kebijaksanaan mereka: yang lebih rendah, yang setara, dan yang lebih unggul. Beliau menjelaskan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap masing-masing—menghindari yang lebih rendah kecuali karena belas kasihan, bergaul dengan yang setara untuk diskusi yang saling menguntungkan, dan menghormati serta melayani yang lebih unggul untuk pengembangan diri. Sutta ditutup dengan syair yang menekankan pentingnya memilih teman yang lebih baik.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.26:3.1

Katamo ca, bhikkhave, puggalo sakkatvā garuṁ katvā sevitabbo bhajitabbo payirupāsitabbo?

Dan siapakah, para bhikkhu, individu yang, setelah dihormati dan dijunjung tinggi, boleh digauli, ditemani, dan dilayani?

Who is the individual you should associate with, accompany, and attend with honor and respect?

an3.26:3.2

Idha, bhikkhave, ekacco puggalo adhiko hoti sīlena samādhinā paññāya.

Para bhikkhu, ada seseorang yang unggul dalam hal moralitas, konsentrasi, dan kebijaksanaan.

It’s an individual who is superior in terms of ethics, immersion, and wisdom.

an3.26:3.3

Evarūpo, bhikkhave, puggalo sakkatvā garuṁ katvā sevitabbo bhajitabbo payirupāsitabbo.

Para bhikkhu, orang demikian hendaknya dihormati, dijunjung tinggi, ditemani, diikuti, dan dilayani.

You should associate with, accompany, and attend such an individual with honor and respect.

an3.26:3.4

Taṁ kissa hetu?

Mengapa demikian?

Why is that?

an3.26:3.5

Iti aparipūraṁ vā sīlakkhandhaṁ paripūressāmi, paripūraṁ vā sīlakkhandhaṁ tattha tattha paññāya anuggahessāmi;

Dengan berpikir, ‘Aku akan melengkapi moralitas yang belum lengkap, atau dengan kebijaksanaan aku akan menopang moralitas yang telah lengkap dalam berbagai situasi;’

Thinking, ‘I’ll fulfill the entire spectrum of ethical conduct I haven’t yet fulfilled, or support with wisdom in every situation the ethical conduct I’ve already fulfilled.

an3.26:3.6

aparipūraṁ vā samādhikkhandhaṁ paripūressāmi, paripūraṁ vā samādhikkhandhaṁ tattha tattha paññāya anuggahessāmi;

‘Aku akan melengkapi konsentrasi yang belum lengkap, atau dengan kebijaksanaan aku akan menopang konsentrasi yang telah lengkap dalam berbagai situasi;’

I’ll fulfill the entire spectrum of immersion I haven’t yet fulfilled, or support with wisdom in every situation the immersion I’ve already fulfilled.

an3.26:3.7

aparipūraṁ vā paññākkhandhaṁ paripūressāmi, paripūraṁ vā paññākkhandhaṁ tattha tattha paññāya anuggahessāmīti.

‘Aku akan melengkapi kebijaksanaan yang belum lengkap, atau dengan kebijaksanaan aku akan menopang kebijaksanaan yang telah lengkap dalam berbagai situasi.’

I’ll fulfill the entire spectrum of wisdom I haven’t yet fulfilled, or support with wisdom in every situation the wisdom I’ve already fulfilled.’

an3.26:3.8

Tasmā evarūpo puggalo sakkatvā garuṁ katvā sevitabbo bhajitabbo payirupāsitabbo.

Oleh karena itu, orang demikian hendaknya dihormati, dijunjung tinggi, ditemani, diikuti, dan dilayani.

That’s why you should associate with, accompany, and attend this individual with honor and respect.

an3.26:3.9

Ime kho, bhikkhave, tayo puggalā santo saṁvijjamānā lokasminti.

Para bhikkhu, inilah tiga orang yang terdapat di dunia ini.

These are the three individuals found in the world.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.