‹
AN 3.19

Paṭhamapāpaṇikasutta

Seorang Pedagang (1)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 3.19

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menggunakan perumpamaan sederhana dari kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan prinsip spiritual. Perhatikan bagaimana Buddha menyusun khotbah ini secara paralel, dan renungkan apa makna 'ketekunan' dalam konteks praktik meditasi Anda sendiri.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Buddha membuka khotbah dengan perumpamaan seorang pedagang yang gagal atau berhasil mengembangkan usahanya berdasarkan ketekunannya bekerja pada pagi, siang, dan sore hari. Ia kemudian menerapkan perumpamaan yang sama kepada para bhikkhu: seorang bhikkhu yang tidak tekun melatih objek meditasi sebagai dasar konsentrasi pada tiga waktu tersebut tidak akan mampu memperoleh dan mengembangkan kualitas-kualitas baik batinnya, sedangkan yang tekun akan mampu.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an3.19:2.1 In the same way, a mendicant with three qualities is unable to acquire more skillful qualities or to increase the skillful qualities they’ve already acquired.

an3.19:2.3 It’s when a mendicant doesn’t carefully focus on a meditation subject as a basis of immersion in the morning, at midday, and in the afternoon.

an3.19:2.4 A mendicant who possesses these three qualities is unable to acquire more skillful qualities or to increase the skillful qualities they’ve already acquired.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.