Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.156-162
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan dua ekstrem yang sering menjadi jebakan dalam praktik spiritual, lalu menunjukkan jalan tengah yang sederhana namun mendalam. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merumuskan ketiga praktik ini dengan jelas dan padat.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha membedakan tiga jenis praktik: praktik yang terikat pada kenikmatan indria, praktik yang membakar diri melalui asketisme ekstrem, dan praktik tengah yang seimbang. Praktik tengah dijelaskan sebagai pengembangan kesadaran, usaha, dan berbagai kualitas batin yang mengarah pada pencerahan. Serangkaian sutta ini menegaskan bahwa jalan tengah adalah satu-satunya jalan yang benar menuju kebebasan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.156:4.1 They wear robes of sunn hemp, mixed hemp, corpse-wrapping cloth, rags, lodh tree bark, antelope hide (whole or in strips), kusa grass, bark, wood-chips, human hair, horse-tail hair, or owls’ wings.
an3.156:4.2 They tear out their hair and beard, committed to this practice.
an3.156:4.3 They constantly stand, turning down seats.
an3.156:4.4 They squat, committed to the endeavor of squatting.
an3.156:4.5 They lie on a mat of thorns, making a mat of thorns their bed.
an3.156:4.6 They’re devoted to ritual bathing three times a day, including at dusk.
an3.156:4.7 And so they live pursuing these various ways of mortifying and tormenting the body.
an3.156:4.8 This is called the scorching practice.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.