‹
AN 3.13

Āsaṁsasutta

Sutta Harapan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 3.13

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan posisi kita sendiri: apakah kita tanpa harapan, masih berharap, atau telah mencapai apa yang kita harapkan? Melalui perumpamaan sederhana tentang penobatan raja, Buddha menunjukkan pentingnya memiliki dasar yang baik untuk berharap mencapai kebebasan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Buddha membabarkan tiga jenis individu di dunia—tanpa harapan, penuh harapan, dan telah melampaui harapan—menggunakan perumpamaan tentang penobatan raja. Ia kemudian menerapkan ketiga kategori ini pada para bhikkhu, menggambarkan mereka yang tidak bermoral, yang bermoral, dan para Arahant yang telah mencapai kebebasan sempurna.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an3.13:1.1 “These three individuals are found in the world.

an3.13:1.3 The hopeless, the hopeful, and the one who has done away with hope.

an3.13:1.4 And what, mendicants, is a hopeless individual?

an3.13:1.5 It’s when an individual is reborn in a low family—a family of corpse-workers, bamboo-workers, hunters, chariot-makers, or scavengers—poor, with little to eat or drink, where life is tough, and food and shelter are hard to find.

an3.13:1.6 And they’re ugly, unsightly, deformed, sickly—one-eyed, crippled, lame, or half-paralyzed. They don’t get to have food, drink, clothes, and vehicles; garlands, fragrances, and makeup; or bed, house, and lighting.

an3.13:1.8 ‘They say the aristocrats have anointed the aristocrat named so-and-so as king.’

an3.13:1.10 ‘Oh, when will the aristocrats anoint me too as king?’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.