Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.12
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan tonggak-tonggak penting dalam perjalanan spiritual. Seperti seorang raja yang mengingat asal-usul dan kemenangannya, seorang bhikkhu diajak untuk selalu mengingat momen-momen yang membentuk dan memuncaki praktiknya.
Buddha mengajarkan bahwa sebagaimana seorang raja yang telah dinobatkan memiliki tiga tempat yang harus dikenang sepanjang hidupnya—tempat kelahiran, tempat penobatan, dan tempat kemenangan dalam peperangan—demikian pula seorang bhikkhu memiliki tiga tempat yang harus dikenang: tempat ia meninggalkan kehidupan rumah tangga, tempat ia memahami Empat Kebenaran Mulia, dan tempat ia mencapai kebebasan sempurna melalui hancurnya kekotoran batin.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Kemudian, para bhikkhu, tempat di mana seorang bhikkhu memahami sebagaimana adanya: ‘Ini adalah penderitaan’, memahami sebagaimana adanya: ‘Ini adalah asal mula penderitaan’, memahami sebagaimana adanya: ‘Ini adalah lenyapnya penderitaan’, memahami sebagaimana adanya: ‘Ini adalah jalan menuju lenyapnya penderitaan’.
The place where the mendicant truly understands: ‘This is suffering’ … ‘This is the origin of suffering’ … ‘This is the cessation of suffering’ … ‘This is the practice that leads to the cessation of suffering’.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.