an3.123:3.1 Kemudian bhikkhu itu berpikir:
an3.123:3.2 'Sungguh baik bahwa perumah tangga atau putra perumah tangga ini dengan tangannya sendiri melayani dan memuaskanku dengan berbagai makanan keras dan lunak yang lezat.'
an3.123:3.3 Kemudian ia berpikir lagi:
an3.123:3.4 'Semoga perumah tangga atau putra perumah tangga ini kelak juga melayani dan memuaskanku dengan berbagai makanan keras dan lunak yang lezat seperti ini.'
an3.123:3.5 Ia memakan makanan itu dengan terikat, tergila-gila, melekat, tanpa melihat bahayanya, dan tanpa memahami jalan keluarnya.
an3.123:3.6 Ia merenungkan pikiran-pikiran indrawi, merenungkan pikiran-pikiran berniat jahat, dan merenungkan pikiran-pikiran berniat menyakiti.
an3.123:3.7 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa pemberian kepada bhikkhu yang demikian tidaklah berbuah besar.
an3.123:3.8 Mengapa demikian?
an3.123:3.9 Karena bhikkhu itu, para bhikkhu, berdiam dalam kelengahan.
