Katamañca, bhikkhave, vacīsoceyyaṁ?
Dan apakah, para bhikkhu, kesucian ucapan itu?
And what is purity of speech?
Kesucian (1)
Dalam sutta ini, Sang Buddha memberikan kerangka sederhana namun mendalam untuk memahami kemurnian dalam praktik Buddhis. Mari kita simak bagaimana beliau merinci tiga aspek kesucian yang menjadi fondasi kehidupan etis.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menjelaskan tiga jenis kesucian yang harus dikembangkan oleh para bhikkhu: kesucian tubuh, kesucian ucapan, dan kesucian pikiran. Masing-masing diuraikan secara ringkas, dengan penekanan pada penghindaran perbuatan tidak baik dan pengembangan kualitas batin yang positif.
Katamañca, bhikkhave, vacīsoceyyaṁ?
Dan apakah, para bhikkhu, kesucian ucapan itu?
And what is purity of speech?
Idha, bhikkhave, ekacco musāvādā paṭivirato hoti, pisuṇāya vācāya paṭivirato hoti, pharusāya vācāya paṭivirato hoti, samphappalāpā paṭivirato hoti.
Di sini, para bhikkhu, seseorang menghindari ucapan bohong, menghindari ucapan yang memecah belah, menghindari ucapan kasar, dan menghindari pembicaraan yang tidak bermanfaat.
It’s when someone doesn’t use speech that’s false, backbiting, harsh, or nonsensical.
Idaṁ vuccati, bhikkhave, vacīsoceyyaṁ.
Ini, para bhikkhu, disebut ‘kesucian ucapan’.”
This is called ‘purity of speech’.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.