Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.117
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menyajikan ajaran yang terstruktur dan jelas tentang hukum kamma dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita renungkan bagaimana moralitas, kondisi pikiran, dan cara kita memandang dunia saling terkait dan membawa kita pada tujuan yang berbeda setelah kehidupan ini.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang tiga kegagalan (vipatti) dan tiga pencapaian (sampadā) yang menentukan tujuan kelahiran kembali seseorang. Kegagalan dan pencapaian tersebut mencakup moralitas (sīla), pikiran (citta), dan pandangan (diṭṭhi). Sutta ini menegaskan bahwa akibat dari ketiga hal ini membawa makhluk menuju alam kehancuran atau alam bahagia setelah kematian.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.117:3.2 It’s when someone has wrong view, a distorted perspective, such as:
an3.117:3.3 ‘There’s no meaning in giving, sacrifice, or offerings. There’s no fruit or result of good and bad deeds. There’s no afterlife. There’s no such thing as mother and father, or beings that are reborn spontaneously. And there’s no ascetic or brahmin who is rightly comported and rightly practiced, and who describes the afterlife after realizing it with their own insight.’
an3.117:3.5 Some sentient beings, when their body breaks up, after death, are reborn in a place of loss, a bad place, the underworld, hell because of failure in ethics,
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 3.117 · Sutta tentang Kegagalan dan Keberhasilan | Tiga Keranjang