an3.109:6.1 In the same way, when the mind is protected, bodily, verbal, and mental deeds are protected. …
an3.109:6.4 Someone whose deeds of body, speech, and mind aren’t rotten will have a good death.”
Khotbah tentang Yang Tidak Terlindungi
Sutta ini adalah percakapan singkat antara Sang Buddha dan seorang umat awam yang setia. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menggunakan perumpamaan rumah untuk menjelaskan hubungan antara pikiran dan kualitas perbuatan kita.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan kepada perumah tangga Anāthapiṇḍika bahwa ketika pikiran tidak terlindungi, maka perbuatan tubuh, ucapan, dan pikiran menjadi tidak terlindungi, bocor, dan busuk, yang berujung pada kematian yang tidak baik. Sebaliknya, ketika pikiran terlindungi, semua perbuatan tersebut menjadi terlindungi, tidak bocor, dan tidak busuk, sehingga menghasilkan kematian yang baik. Perumpamaan rumah dengan atap yang baik dan buruk digunakan untuk mengilustrasikan hal ini.
an3.109:6.1 In the same way, when the mind is protected, bodily, verbal, and mental deeds are protected. …
an3.109:6.4 Someone whose deeds of body, speech, and mind aren’t rotten will have a good death.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.