an11.6:1.1 “Yo so, bhikkhave, bhikkhu akkosako paribhāsako ariyūpavādo sabrahmacārīnaṁ, ṭhānametaṁ avakāso yaṁ so ekādasannaṁ byasanānaṁ aññataraṁ byasanaṁ nigaccheyya.
Khotbah tentang Bencana
Sutta ini adalah pengingat yang kuat tentang kekuatan ucapan dan pentingnya menjaga keharmonisan dalam komunitas spiritual. Mari kita renungkan bagaimana kata-kata kita dapat berdampak besar pada kehidupan kita sendiri dan orang lain.
Sang Buddha memperingatkan para bhikkhu tentang akibat serius dari mencaci, menghina, dan menjelekkan para mulia di antara teman-teman sebrahmacari. Beliau menyatakan bahwa bhikkhu yang melakukan hal tersebut pasti akan mengalami salah satu dari sebelas bencana, mulai dari kegagalan mencapai yang belum tercapai hingga terlahir kembali di alam neraka.
an11.6:1.1 “Yo so, bhikkhave, bhikkhu akkosako paribhāsako ariyūpavādo sabrahmacārīnaṁ, ṭhānametaṁ avakāso yaṁ so ekādasannaṁ byasanānaṁ aññataraṁ byasanaṁ nigaccheyya.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.