‹
AN 11.3

Paṭhamaupanisāsutta

Khotbah tentang Kondisi Vital (Ke-1)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 11.3

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kualitas batin tidak muncul secara terpisah, melainkan saling menopang dalam sebuah rantai sebab-akibat. Mari kita simak bagaimana Buddha menguraikan pentingnya moralitas sebagai fondasi yang menghidupkan seluruh perkembangan batin.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini menjelaskan bagaimana moralitas (sīla) menjadi fondasi bagi serangkaian kualitas batin yang saling bergantung, yang berpuncak pada pengetahuan dan penglihatan kebebasan. Buddha menggunakan perumpamaan pohon untuk menggambarkan bahwa ketika akar moralitas rusak, seluruh kualitas batin tidak akan tumbuh sempurna, dan sebaliknya, ketika moralitas terjaga, seluruh rangkaian kualitas batin akan berkembang hingga mencapai kebebasan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an11.3:2.1 Misalkan, para bhikkhu, ada sebatang pohon yang cabang dan daunnya rusak. Kulit luarnya pun tidak tumbuh sempurna, demikian pula kulit dalamnya … kayu lunaknya … dan kayu terasnya tidak tumbuh sempurna.

an11.3:2.2 Demikian pula, para bhikkhu, seorang yang tidak bermoral, yang moralitasnya rusak, telah menghancurkan kondisi vital untuk tidak menyesal,

an11.3:2.3 ketika penyesalan ada, seorang yang memiliki penyesalan telah menghancurkan kondisi vital untuk kegembiraan …

an11.3:2.4 ketika kebosanan tidak ada, seorang yang kekurangan kebosanan telah menghancurkan kondisi vital untuk pengetahuan dan penglihatan kebebasan.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.