an11.18:5.1 “Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu memiliki persepsi demikian:
an11.18:5.2 ‘Ini damai, ini luhur, yaitu tenangnya segala bentukan, melepaskan segala kemelekatan, hancurnya ketagihan, kebosanan, lenyapnya, Nibbāna.’
an11.18:5.3 Demikianlah, para bhikkhu, seorang bhikkhu dapat memperoleh konsentrasi sedemikian rupa sehingga ia tidak menganggap tanah sebagai tanah, tidak menganggap air sebagai air, tidak menganggap api sebagai api, tidak menganggap udara sebagai udara, tidak menganggap landasan ruang tanpa batas sebagai landasan ruang tanpa batas, tidak menganggap landasan kesadaran tanpa batas sebagai landasan kesadaran tanpa batas, tidak menganggap landasan kekosongan sebagai landasan kekosongan, tidak menganggap landasan bukan persepsi maupun bukan non-persepsi sebagai landasan bukan persepsi maupun bukan non-persepsi, tidak menganggap dunia ini sebagai dunia ini, tidak menganggap dunia lain sebagai dunia lain, dan apa pun yang dilihat, didengar, dirasakan, diketahui, dicapai, dicari, dan dijelajahi oleh pikiran—dalam hal itu pun ia tidak menganggap; namun ia tetap memiliki persepsi.”
an11.18:5.4 Kedelapan.
