Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 11.14
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan apa arti keyakinan yang sejati dalam praktik Buddhis. Keyakinan bukanlah sekadar pernyataan, melainkan sesuatu yang terbukti melalui kualitas dan perilaku nyata seseorang.
Buddha bertanya kepada Subhūti tentang seorang bhikkhu bernama Saddha yang baru saja meninggalkan kehidupan rumah tangga karena keyakinan. Buddha kemudian membabarkan sebelas bukti keyakinan (saddhāpadāna) yang harus dimiliki seorang bhikkhu yang berkeyakinan, mulai dari moralitas hingga pencapaian kebebasan total. Subhūti menegaskan bahwa Saddha memiliki semua kualitas tersebut, dan Buddha memuji serta meminta Subhūti untuk selalu bersama Saddha.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Kemudian Yang Mulia Subhūti bersama dengan seorang bhikkhu bernama Saddha mendatangi Bhagavā, memberi hormat kepada Bhagavā, dan duduk di satu sisi. Bhagavā berkata kepada Yang Mulia Subhūti yang sedang duduk di satu sisi itu:
And then Venerable Subhūti together with the mendicant Saddha went up to the Buddha, bowed, and sat down to one side. The Buddha said to him,
“Bhante, bhikkhu ini bernama Saddha, putra dari perumah tangga Sudatta, yang karena keyakinan telah meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah.”
“Sir, the name of this mendicant is Saddha. He is the son of the layman Sudatta, and has gone forth out of faith from the lay life to homelessness.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 11.14 · Khotbah dengan Subhūti | Tiga Keranjang