‹
AN 10.99

Upālisutta

Khotbah dengan Upāli

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.99

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam khotbah ini, Buddha memberikan nasihat yang hangat namun tegas kepada Upāli tentang kesiapan batin sebelum memilih kehidupan menyendiri. Mari kita simak bagaimana Buddha menggunakan perumpamaan dan tahapan perkembangan untuk menjelaskan pentingnya fondasi yang kokoh.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Upāli menyatakan keinginannya untuk berdiam di hutan terpencil. Buddha memperingatkan bahwa kehidupan menyendiri di hutan sangat menantang dan hanya cocok bagi mereka yang telah mengembangkan samādhi. Melalui perumpamaan gajah dan kelinci di danau, serta tahapan perkembangan seorang anak, Buddha menjelaskan bahwa praktik bertahap—dari moralitas, pengendalian indria, hingga jhāna dan pencapaian lebih tinggi—adalah fondasi yang memungkinkan seseorang benar-benar menikmati keterasingan. Di akhir khotbah, Buddha menyarankan Upāli untuk tetap tinggal bersama Saṅgha.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.99:8.1 “Now in this regard, Upāli, a Realized One arises in the world, perfected, a fully awakened Buddha, accomplished in knowledge and conduct, holy, knower of the world, supreme guide for those fit for training, teacher of gods and humans, awakened, blessed.

an10.99:8.2 He has realized with his own insight this world—with its gods, Māras, and divinities, this population with its ascetics and brahmins, gods and humans—and he makes it known to others.

an10.99:8.3 He teaches Dhamma that’s good in the beginning, good in the middle, and good in the end, meaningful and well-phrased. And he reveals a spiritual practice that’s entirely full and pure.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.