Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.91
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini adalah percakapan langsung antara Sang Buddha dan seorang perumah tangga kaya, Anāthapiṇḍika. Saat membacanya, perhatikan bagaimana Sang Buddha menyusun sebuah tipologi yang terperinci tentang cara orang berhubungan dengan kekayaan, dan renungkan di mana posisi kita dalam tipologi tersebut.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan kepada perumah tangga Anāthapiṇḍika tentang sepuluh jenis pencari kenikmatan (kāmabhogī) di dunia. Mereka dibedakan berdasarkan cara mencari kekayaan (sah atau tidak sah, dengan atau tanpa kekerasan), bagaimana mereka menggunakan kekayaan itu (untuk membahagiakan diri sendiri, berbagi, dan berbuat kebajikan), serta sikap batin saat menikmatinya (terikat atau tidak terikat). Sutta ini diakhiri dengan pujian terhadap pencari kenikmatan yang ideal, yang diibaratkan seperti krim dari ghee, sebagai yang terunggul di antara semuanya.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.91:22.1 These are the ten pleasure seekers found in the world.
an10.91:22.2 The pleasure seeker who seeks wealth using legitimate, non-coercive means, who makes themselves happy and pleased, and shares it and makes merit, and who uses that wealth untied, uninfatuated, unattached, seeing the drawbacks, and understanding the escape is the foremost, best, chief, highest, and finest of the ten.
an10.91:22.3 From a cow comes milk, from milk comes curds, from curds come butter, from butter comes ghee, and from ghee comes cream of ghee. And the cream of ghee is said to be the best of these.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.