Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.84
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita untuk merenungkan tentang kejujuran dalam menilai kemajuan spiritual kita sendiri. Mari kita simak bagaimana Yang Mulia Mahāmoggallāna memaparkan kriteria ketat untuk menguji klaim pencapaian spiritual, dan apa saja sepuluh kualitas yang justru menjadi penghalang bagi pertumbuhan sejati.
Yang Mulia Mahāmoggallāna menjelaskan kepada para bhikkhu bagaimana seorang bhikkhu yang menyatakan telah mencapai pencerahan akan diuji oleh Sang Tathāgata atau siswa-Nya yang mahir. Pengujian ini mengungkap sepuluh kualitas batin yang masih melekat, seperti kemarahan, dendam, dan iri hati, yang semuanya merupakan tanda kemunduran dalam Dhamma dan Vinaya. Sutta ini menegaskan bahwa tanpa melepaskan sepuluh kualitas negatif ini, mustahil mencapai pertumbuhan sejati dalam kehidupan suci.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Sang Tathāgata atau siswa Tathāgata yang meditator, mahir dalam pencapaian, mahir dalam pikiran orang lain, dan mahir dalam merangkul pikiran orang lain, dengan pikiran merangkul pikiran orang itu, merenungkan:
The Realized One or one of his disciples encompasses their mind and investigates:
“Aku memahami: ‘Kelahiran telah berakhir, kehidupan suci telah dijalani, apa yang harus dilakukan telah dilakukan, tidak ada lagi yang tersisa untuk kehidupan ini’”?’
“I understand: ‘Rebirth is ended, the spiritual journey has been completed, what had to be done has been done, there is nothing further for this place’”?’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 10.84 · Khotbah tentang Pernyataan | Tiga Keranjang