‹
AN 10.83

Puṇṇiyasutta

Khotbah tentang Puṇṇiya

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.83

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, kita diajak merenungkan bagaimana kesiapan seorang pelajar memengaruhi kehadiran seorang guru. Mari kita simak percakapan antara Puṇṇiya dan Buddha tentang sepuluh faktor yang membuat ajaran mengalir dengan lancar.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Yang Mulia Puṇṇiya bertanya kepada Buddha mengapa kadang-kadang Tathāgata terinspirasi untuk mengajarkan Dhamma dan kadang-kadang tidak. Buddha menjawab dengan menjelaskan sepuluh kualitas seorang bhikkhu yang membuat Tathāgata merasa terinspirasi untuk mengajar, mulai dari memiliki keyakinan, mendekat, menghormat, bertanya, mendengarkan dengan penuh perhatian, mengingat, memeriksa makna, berlatih sesuai Dhamma, menjadi pembicara yang baik, hingga mampu mendorong rekan-rekan seperjalanan spiritualnya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.83:2.1

“Saddho ca, puṇṇiya, bhikkhu hoti, no ca upasaṅkamitā; neva tāva tathāgataṁ dhammadesanā paṭibhāti.

"Puṇṇiya, ketika seorang bhikkhu memiliki keyakinan tetapi tidak mendekat, maka Tathāgata tidak merasa terinspirasi untuk mengajarkan Dhamma.

“Puṇṇiya, when a mendicant has faith but doesn’t approach, the Realized One doesn’t feel inspired to teach.

an10.83:2.2

Yato ca kho, puṇṇiya, bhikkhu saddho ca hoti upasaṅkamitā ca, evaṁ tathāgataṁ dhammadesanā paṭibhāti.

Tetapi, Puṇṇiya, ketika seorang bhikkhu memiliki keyakinan dan mendekat, maka Tathāgata merasa terinspirasi untuk mengajarkan Dhamma.

But when a mendicant has faith and approaches, the Realized One feels inspired to teach.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.