‹
AN 10.62

Taṇhāsutta

Khotbah tentang Ketagihan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.62

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana segala sesuatu di dalam batin tidak muncul tanpa sebab. Mari kita telusuri bersama rantai sebab-akibat yang dipaparkan, dari hal yang tampak sederhana seperti pergaulan hingga mencapai kebebasan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa ketagihan terhadap kelangsungan hidup (bhavataṇhā) tidak memiliki awal yang dapat diketahui, namun memiliki kondisi yang jelas. Beliau memaparkan rantai sebab-akibat yang berawal dari pergaulan dengan orang yang bukan orang baik, yang mengarah pada ketidaktahuan dan akhirnya ketagihan. Sebaliknya, pergaulan dengan orang baik memicu rantai positif yang berpuncak pada pengetahuan dan kebebasan. Ajaran ini diilustrasikan dengan perumpamaan hujan yang mengalir dari puncak gunung hingga memenuhi samudra.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.62:6.1 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa pengetahuan dan kebebasan itu memiliki penyebab, bukan tanpa penyebab.

an10.62:6.2 Dan apakah penyebab pengetahuan dan kebebasan?

an10.62:6.3 Harus dikatakan: ‘Tujuh faktor pencerahan.’

an10.62:6.4 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa tujuh faktor pencerahan itu didukung oleh sesuatu, bukan tanpa dukungan.

an10.62:6.5 Dan apakah dukungan bagi tujuh faktor pencerahan itu?

an10.62:6.6 Harus dikatakan: ‘Empat penegakan perhatian.’

an10.62:6.7 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa empat penegakan perhatian itu didukung oleh sesuatu, bukan tanpa dukungan.

an10.62:6.8 Dan apakah dukungan bagi empat penegakan perhatian itu?

an10.62:6.9 Harus dikatakan: ‘Tiga perbuatan baik.’

an10.62:6.10 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa tiga perbuatan baik itu didukung oleh sesuatu, bukan tanpa dukungan.

an10.62:6.11 Dan apakah dukungan bagi tiga perbuatan baik itu?

an10.62:6.13 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa pengendalian indria itu didukung oleh sesuatu, bukan tanpa dukungan.

an10.62:6.14 Dan apakah dukungan bagi pengendalian indria itu?

an10.62:6.15 Harus dikatakan: ‘Perhatian dan kewaspadaan penuh.’

an10.62:6.16 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa perhatian dan kewaspadaan penuh itu didukung oleh sesuatu, bukan tanpa dukungan.

an10.62:6.17 Dan apakah dukungan bagi perhatian dan kewaspadaan penuh itu?

an10.62:6.18 Harus dikatakan: ‘Pengamatan yang bijaksana.’

an10.62:6.19 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa pengamatan yang bijaksana itu didukung oleh sesuatu, bukan tanpa dukungan.

an10.62:6.20 Dan apakah dukungan bagi pengamatan yang bijaksana itu?

an10.62:6.22 Para bhikkhu, Aku katakan bahwa keyakinan itu didukung oleh sesuatu, bukan tanpa dukungan.

an10.62:6.24 Harus dikatakan: ‘Mendengarkan Dhamma sejati.’

an10.62:6.25 Aku katakan, para bhikkhu, bahwa mendengarkan Dhamma sejati memiliki makanan, bukan tanpa makanan.

an10.62:6.26 Dan apakah makanan bagi mendengarkan Dhamma sejati?

an10.62:6.27 Harus dikatakan: ‘Bergaul dengan orang-orang baik.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.