‹
AN 10.57

Dutiyasaññāsutta

Persepsi (Ke dua)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.57

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menawarkan daftar kontemplasi yang dapat digunakan sebagai bahan refleksi. Saat membacanya, perhatikan bagaimana masing-masing persepsi mengarah pada pemahaman yang lebih dalam tentang ketidakkekalan dan tanpa-diri, serta bagaimana hal itu dapat menjadi landasan praktik meditasi Anda.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu sepuluh jenis persepsi yang, jika dikembangkan dan dilatih, akan membawa manfaat besar dan berpuncak pada tanpa-kematian (amatogadhā amatapariyosānā). Persepsi-persepsi tersebut mencakup pengamatan terhadap ketidak-kekalan, tanpa-diri, kematian, kejijikan pada makanan, ketidak-senangan terhadap dunia, serta berbagai tahap pembusukan mayat. Ajaran ini menekankan pentingnya kontemplasi mendalam sebagai jalan menuju pembebasan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.57:1.1 “Para bhikkhu, sepuluh persepsi ini, ketika dikembangkan dan dilatih, menghasilkan buah yang besar dan manfaat yang besar. Persepsi-persepsi ini berujung pada tanpa-kematian dan berpuncak pada tanpa-kematian.

an10.57:1.3 Persepsi ketidak-kekalan, persepsi tanpa-diri, persepsi kematian, persepsi kejijikan pada makanan, persepsi ketidak-senangan terhadap seluruh dunia, persepsi tulang-belulang, persepsi mayat yang dipenuhi belatung, persepsi mayat yang membiru, persepsi mayat yang terbelah, dan persepsi mayat yang membengkak—

an10.57:1.4 Sepuluh persepsi ini, para bhikkhu, ketika dikembangkan dan dilatih, menghasilkan buah yang besar dan manfaat yang besar. Persepsi-persepsi ini berujung pada tanpa-kematian dan berpuncak pada tanpa-kematian.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.