Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.219
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan hubungan antara perbuatan dan akibatnya, serta bagaimana kualitas batin yang dikembangkan dapat mengubah cara kita mengalami kamma. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang bagaimana cinta kasih dan keseimbangan batin yang tak terbatas dapat membebaskan kita dari belenggu perbuatan lampau.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa perbuatan yang disengaja tidak akan hilang tanpa dialami akibatnya, baik di kehidupan ini maupun kehidupan mendatang. Beliau kemudian mengajarkan bahwa dengan mengembangkan empat pencapaian batin luhur—cinta kasih, belas kasih, kegembiraan, dan keseimbangan—yang tak terbatas, seorang siswa mulia dapat melampaui keterbatasan perbuatan lampau. Pengembangan ini, bagi yang belum mencapai kebebasan tertinggi, mengarah pada kondisi tidak kembali lagi (anāgāmitā).
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.219:2.1 Para bhikkhu, siswa mulia itu, yang telah bebas dari keinginan, bebas dari niat buruk, tidak bingung, waspada, dan penuh perhatian, berdiam dengan meliputi satu arah dengan pikiran yang dipenuhi cinta kasih, demikian pula arah kedua, demikian pula arah ketiga, demikian pula arah keempat. Demikian pula ke atas, ke bawah, ke samping, di mana-mana, dalam segala hal, ia berdiam dengan meliputi seluruh dunia dengan pikiran yang dipenuhi cinta kasih—yang melimpah, agung, tanpa batas, bebas dari permusuhan dan niat buruk.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 10.219 · Khotbah tentang Tubuh yang Lahir dari Perbuatan | Tiga Keranjang