Micchādiṭṭhi, bhikkhave, adhammo;
Pandangan salah, para bhikkhu, adalah bukan Dhamma;
Wrong view is a bad principle.
Khotbah tentang Prinsip-Prinsip Buruk (Ke-3)
Sutta ini menyajikan ajaran yang sederhana namun mendalam tentang etika Buddhis. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merinci sepuluh pasangan prinsip buruk dan baik, serta bagaimana hal ini menjadi panduan praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang pentingnya membedakan prinsip-prinsip buruk (adhammo) dari prinsip-prinsip baik (dhammo), serta akibat-akibat buruk (anattho) dari akibat-akibat baik (attho). Beliau merinci sepuluh tindakan tidak terampil—mulai dari membunuh makhluk hidup hingga pandangan salah—sebagai prinsip buruk, dan pengendalian diri dari masing-masing tindakan tersebut sebagai prinsip baik. Khotbah ini menegaskan bahwa praktik yang benar adalah mengikuti prinsip-prinsip baik yang membawa akibat baik.
Micchādiṭṭhi, bhikkhave, adhammo;
Pandangan salah, para bhikkhu, adalah bukan Dhamma;
Wrong view is a bad principle.
sammādiṭṭhi dhammo;
Pandangan benar adalah Dhamma;
Right view is a good principle.
ye ca micchādiṭṭhipaccayā aneke pāpakā akusalā dhammā sambhavanti, ayaṁ anattho;
Dan banyak kualitas buruk yang tidak terampil yang muncul dengan pandangan salah sebagai sebabnya, ini adalah akibat buruk;
And the many bad, unskillful qualities produced by wrong view are bad results.
sammādiṭṭhipaccayā ca aneke kusalā dhammā bhāvanāpāripūriṁ gacchanti, ayaṁ attho.
Dan banyak kualitas terampil yang berkembang sempurna karena pandangan benar sebagai sebabnya, ini adalah akibat baik.
And the many skillful qualities fully developed because of right view are good results.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.