Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 10.14
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini adalah ajaran langsung dari Sang Buddha tentang peta batin yang halus. Mari kita simak dengan tenang, merenungkan mana di antara sepuluh kondisi ini yang mungkin masih ada dalam diri kita, dan bagaimana hal itu memengaruhi semangat latihan kita sehari-hari.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan sepuluh kondisi batin yang menghalangi kemajuan spiritual seorang bhikkhu atau bhikkhuni: lima kekerasan hati (cetokhila) dan lima belenggu batin (cetasovinibandha). Beliau menguraikan bagaimana kondisi-kondisi ini menyebabkan kemunduran, dan sebaliknya, bagaimana melepaskannya membawa pertumbuhan dalam kualitas-kualitas bermanfaat, dengan menggunakan perumpamaan bulan yang memudar dan bulan yang tumbuh.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an10.14:12.3 They don’t eat as much as they like until their belly is full, then indulge in the pleasures of sleeping, lying down, and drowsing …
an10.14:12.4 They don’t lead the spiritual life wishing to be reborn in one of the orders of gods: ‘By this precept or observance or fervent austerity or spiritual practice, may I become one of the gods!’
an10.14:12.5 This being so, their mind inclines toward keenness, commitment, persistence, and striving.
an10.14:12.6 This is the fifth shackle of the heart they’ve severed.
an10.14:12.7 These are the five shackles of the heart they’ve severed.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.