‹
AN 10.121

Pubbaṅgamasutta

Sutta Pelopor

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.121

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan betapa pentingnya memulai dengan pemahaman yang benar. Seperti fajar yang mendahului matahari, pandangan benar menjadi titik awal yang menentukan arah seluruh perjalanan spiritual kita.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan fajar sebagai pelopor matahari terbit untuk menjelaskan bahwa pandangan benar (sammādiṭṭhi) adalah pelopor dan pertanda awal dari segala kualitas yang bermanfaat. Beliau kemudian merinci bagaimana pandangan benar mengarah pada munculnya faktor-faktor lain secara berurutan, mulai dari kehendak benar hingga kebebasan benar, membentuk jalan menuju pencerahan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.121:1.1 “Sūriyassa, bhikkhave, udayato etaṁ pubbaṅgamaṁ etaṁ pubbanimittaṁ, yadidaṁ—aruṇuggaṁ.

an10.121:1.2 Evamevaṁ kho, bhikkhave, kusalānaṁ dhammānaṁ etaṁ pubbaṅgamaṁ etaṁ pubbanimittaṁ, yadidaṁ—sammādiṭṭhi.

an10.121:1.3 Sammādiṭṭhikassa, bhikkhave, sammāsaṅkappo pahoti, sammāsaṅkappassa sammāvācā pahoti, sammāvācassa sammākammanto pahoti, sammākammantassa sammāājīvo pahoti, sammāājīvassa sammāvāyāmo pahoti, sammāvāyāmassa sammāsati pahoti, sammāsatissa sammāsamādhi pahoti, sammāsamādhissa sammāñāṇaṁ pahoti, sammāñāṇissa sammāvimutti pahotī”ti.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.