‹
AN 10.104

Bījasutta

Biji

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 10.104

Kenali dunia dalam sutta ini

Saat membaca sutta ini, perhatikan bagaimana Sang Buddha menggunakan perumpamaan biji untuk menekankan pentingnya pandangan benar sebagai fondasi. Renungkan bagaimana pandangan Anda sendiri memengaruhi tindakan dan hasilnya dalam kehidupan sehari-hari.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan bagaimana pandangan seseorang—baik salah maupun benar—menentukan kualitas seluruh tindakan, ucapan, dan pikiran, serta akibatnya. Ia menggunakan perumpamaan biji yang buruk dan biji yang baik untuk menggambarkan bahwa dari pandangan yang salah, segala sesuatu mengarah pada penderitaan, sedangkan dari pandangan yang benar, segala sesuatu mengarah pada kebahagiaan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an10.104:4.1 Seperti halnya, para bhikkhu, biji tebu, biji padi yang baik, atau biji anggur ditanam di tanah yang lembap. Apa pun unsur tanah dan unsur air yang diserapnya, semuanya akan menghasilkan rasa yang manis, lezat, dan menggugah selera.

an10.104:4.4 Demikian pula, para bhikkhu, bagi seseorang yang memiliki pandangan benar, tujuan benar, ucapan benar, perbuatan benar, penghidupan benar, usaha benar, perhatian benar, konsentrasi benar, pengetahuan benar, dan kebebasan benar,

an10.104:4.5 perbuatan jasmani, perbuatan ucapan, maupun perbuatan batin apa pun yang ia lakukan sesuai dengan pandangan itu, serta kehendak, keinginan, tekad, dan bentukan-bentukan batinnya—semua hal itu mengarah pada apa yang disukai, diinginkan, menyenangkan, bermanfaat, dan membahagiakan.

an10.104:4.7 Karena pandangannya, para bhikkhu, adalah baik.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.